ujian paket c : PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH - PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT

Tampilkan postingan dengan label Alasan untuk Infertilitas Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alasan untuk Infertilitas Wanita. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Maret 2011

Bagaimana Dokter Menyelidiki Penyebab Infertilitas

Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Pasangan yang menginginkan anak seringkali menunda bertahun-tahun sebelum merasa perlu untuk mendapatkan bantuan medis. Biasanya, pihak istrilah yang pertama kali berinisiatif memeriksakan diri ke dokter kandungan atau ginekolognya.

Pemeriksaan fertilitas harus melibatkan pihak suami dan istri, karena pada sekitar 10 persen kasus masalahnya terletak pada kedua pasangan. Bahkan jika dokter menemukan pihak yang menyebabkan infertilitas, pengobatan hanya berguna jika kondisi pihak lainnya juga diketahui. Untuk mengetahui kondisi kesuburannya, pihak suami harus diperiksa oleh ahli urologi atau andrologi (dokter yang berspesialisasi dalam fungsi reproduksi laki-laki).

Banyak rumah sakit di kota besar yang memiliki pusat fertilitas yang menyediakan konsultasi, pemeriksaan dan pengobatan kepada pasangan yang ingin memiliki anak.

Penyelidikan infertilitas

Menyelidiki penyebab infertilitas pasangan adalah pekerjaan detektif. Para dokter harus mendiagnosis selangkah demi selangkah untuk menilai apakah produksi dan kualitas sperma memadai, apakah terjadi ovulasi, apakah terjadi fertilisasi dan implantasi sel telur yang telah dibuahi, dll. Oleh karena itu, biasanya tidak cukup hanya dengan sekali kunjungan ke dokter.

1. Penelitian kesuburan wanita

Ginekolog mungkin akan menanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Berapa usia Anda ketika mendapatkan menstruasi pertama?
  • Bagaimana siklus menstruasi Anda sejak saat itu, apakah ada masalah?
  • Apakah ada kehamilan sebelumnya dan kelahiran, keguguran, aborsi atau penyakit?

Dengan mata, tangan dan perangkat USG, ginekolog dapat menyelidiki kelainan pada vagina, rahim, ovarium atau tuba falopi. Dia juga mungkin memeriksa proses ovulasi dan memantau siklus menstruasi dari dekat. Bila ada tanda malformasi, peradangan atau kondisi patologis lainnya (lihat: 15 Penyebab Infertilitas Wanita), pemeriksaan teknis tambahan dengan rontgen, laparoskopi, histereskopi, dan lainnya akan mengkonfirmasi.

2. Penelitian kesuburan pria

Urolog/androlog mungkin tertarik untuk menanyakan hal-hal berikut:

  • Kapan Anda mulai pubertas? (mengalami mimpi basah)
  • Apakah Anda pernah dirawat sebelumnya karena testis tidak turun atau masalah testis lainnya?
  • Apakah Anda pernah terkena penyakit gondok (pembesaran tiroid) pada waktu kecil?

Untuk mengetahui tingkat kesuburan pria, dokter akan memeriksa tubuh dan organ seksualnya. Kondisi tubuh dan rambut dapat mengindikasikan status hormonalnya. Adanya titik-titik sensitif tekanan pada testis dan epididimis mungkin menunjukkan peradangan. Dokter mungkin meminta pemeriksaan USG untuk mendeteksi kelainan testis, misalnya apakah ada varikosel (lihat: 15 Penyebab Infertilitas Pria).

Penelitian kesuburan pria yang paling penting adalah analisis air mani (semen). Di bawah mikroskop, semen akan diperiksa jumlah, kualitas dan pergerakannya. Bila seorang pria menghasilkan sperma terlalu sedikit, mungkin terdapat masalah testis yang bersifat hormonal. Oleh karena itu, mungkin perlu untuk mengukur kadar hormon dalam darahnya.

3. Penelitian post-coital

Bila kedua pasangan dinilai subur, dokter mungkin perlu memeriksa kesehatan hubungan intim. Pada beberapa kasus, lendir (mucus) di leher rahim wanita “memusuhi” sperma sehingga mereka terbunuh atau terkendala untuk membuahi sel telur. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi, terlalu banyak antibodi anti-sperma, atau keasaman yang tinggi di serviks.

Jika dokter mencurigai permusuhan lendir serviks sebagai penyebab infertilitas , dia akan meminta pasangan untuk melakukan hubungan intim di sekitar saat ovulasi. Untuk itu, di pusat fertilitas biasanya disediakan kamar romantis bagi Anda berdua. Setelah Anda “melakukannya”, sampel cairan serviks berisi sperma akan diambil dari leher rahim untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Pada saat proses konsultasi dan terapi, Anda sangat dianjurkan untuk bertanya kepada dokter jika ada hal-hal yang tidak dipahami. Jangan merasa malu untuk bertanya. Semakin banyak pengetahuan Anda, semakin baik upaya dan peluang Anda untuk mendapatkan anak.

image: source

sumber http://majalahkesehatan.com/bagaimana-dokter-menyelidiki-penyebab-infertilitas/

infertilitas pasutri dan cara mengatasinya, Alasan untuk Infertilitas Wanita, INFERTILITAS,

Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Tidak lengkap rasanya sebuah keluarga tanpa kehadiran seorang anak. Celoteh, tangis, kemanjaan, dan kerewelan seorang anak bahkan adalah lantunan kehidupan yang mampu menggelorakan cinta dan semangat hidup kedua orangtuanya. Bukankah salah satu tujuan pernikahan adalah meneruskan keturunan? Apalagi bila buah hati yang dinanti adalah generasi yang diharapkan kelak bisa dididik menjadi seorang hamba Allah yang shalih.

Anak adalah salah satu nikmat dari Allah. Maka, saat sang buah hati yang dinanti belum juga dikaruniakan oleh-Nya, hendaklah sepasang suami-istri tetap ber-husnuzhon (berprasangka baik) dan ridha akan ketetapan Rabb-nya. Meski demikian, baik suami maupun istri hendaknya tetap terus berusaha dan berdoa. Bukan hanya sekedar doa memohon kehadiran seorang anak, tetapi kehadiran anak-anak yang shalih dan shalihah.

Salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah dari segi kesehatan. Bisa jadi ada sebab atau penyakit tertentu yang menyebabkan suami-istri tersebut sulit memiliki keturunan. Istilah yang mungkin sering kita dengar adalah “infertilitas”. Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan infertilitas?

Pada dasarnya, infertilitas adalah ketidakmampuan secara biologis dari seorang laki-laki atau seorang perempuan untuk menghasilkan keturunan. Infertilitas juga berarti perempuan yang bisa hamil namun tidak sampai melahirkan sesuai masanya (37-42 minggu). Dalam bahasa awam, infertil disebut juga tidak subur.

Definisi Infertilitas

Menurut dokter ahli reproduksi, sepasang suami-istri dikatakan infertil jika:

  • Tidak hamil setelah 12 bulan melakukan hubungan intim secara rutin (1-3 kali seminggu) dan bebas kontrasepsi bila perempuan berumur kurang dari 34 tahun.
  • Tidak hamil setelah 6 bulan melakukan hubungan intim secara rutin (1-3 kali seminggu) dan bebas kontrasepsi bila perempuan berumur lebih dari 35 tahun.
  • Perempuan yang bisa hamil namun tidak sampai melahirkan sesuai masanya (37-42 minggu).

Infertilitas Primer vs Infertilitas Sekunder

Infertilitas sendiri ada dua macam, yaitu infertilitas primer dan infertilitas sekunder. Pasangan dengan infertilitas primer tidak bisa hamil sedangkan infertilitas sekunder adalah sulit untuk hamil setelah sudah pernah sekali hamil dan melahirkan secara normal sebelumnya.

Kejadian Kasus Infertilitas

  • Secara umum, di dunia diperkirakan 1 dari 7 pasangan bermasalah dalam hal kehamilan.
  • Di Indonesia, angka kejadian perempuan infertil 15% pada usia 30-34 tahun, meningkat 30 % pada usia 35-39 tahun dan 64 % pada usia 40-44 tahun.
  • Berdasar survei kesehatan rumah tangga tahun 1996, diperkirakan ada 3,5 juta pasangan (7 juta orang) yang infertil. Mereka disebut infertil karena belum hamil setelah setahun menikah. Kini, para ahli memastikan angka infertilitas telah meningkat mencapai 15-20 persen dari sekitar 50 juta pasangan di Indonesia.
  • Penyebab infertilitas sebanyak 40% berasal dari pria, 40% dari wanita, 10% dari pria dan wanita, dan 10% tidak diketahui.

Penyebab Infertilitas

  1. Faktor-faktor yang mempengaruhi infertilitas, antara lain:
  2. Umur.
  3. Lama infertilitas.
  4. Emosi.
  5. Lingkungan.
  6. Hubungan seksual.
  7. Kondisi sosial dan ekonomi.
  8. Kondisi reproduksi wanita, meliputi cervix, uterus, dan sel telur.
  9. Kondisi reproduksi pria, yaitu kualitas sperma dan seksualitas.
  10. Penyebab lain.

(1) Umur

Kemampuan reproduksi wanita menurun drastis setelah umur 35 tahun. Hal ini dikarenakan cadangan sel telur yang makin sedikit. Fase reproduksi wanita adalah masa sistem reproduksi wanita berjalan optimal sehingga wanita berkemampuan untuk hamil. Fase ini dimulai setelah fase pubertas sampai sebelum fase menopause.

Fase pubertas wanita adalah fase di saat wanita mulai dapat bereproduksi, yang ditandai dengan haid untuk pertama kalinya (disebut menarche) dan munculnya tanda-tanda kelamin sekunder, yaitu membesarnya payudara, tumbuhnya rambut di sekitar alat kelamin, dan timbunan lemak di pinggul. Fase pubertas wanita terjadi pada umur 11-13 tahun. Adapun fase menopause adalah fase di saat haid berhenti. Fase menopause terjadi pada umur 45-55 tahun.

Pada fase reproduksi, wanita memiliki 400 sel telur. Semenjak wanita mengalami menarche sampai menopause, wanita mengalami menstruasi secara periodik yaitu pelepasan satu sel telur. Jadi, wanita dapat mengalami menstruasi sampai sekitar 400 kali. Pada umur 35 tahun simpanan sel telur menipis dan mulai terjadi perubahan keseimbangan hormon sehingga kesempatan wanita untuk bisa hamil menurun drastis. Kualitas sel telur yang dihasilkan pun menurun sehingga tingkat keguguran meningkat. Sampai pada akhirnya kira-kira umur 45 tahun sel telur habis sehingga wanita tidak menstruasi lagi alias tidak dapat hamil lagi. Pemeriksaan cadangan sel telur dapat dilakukan dengan pemeriksaan darah atau USG saat menstruasi hari ke-2 atau ke-3.

(2) Lama Infertilitas

Berdasarkan laporan klinik fertilitas di Surabaya, lebih dari 50% pasangan dengan masalah infertilitas datang terlambat. Terlambat dalam artian umur makin tua, penyakit pada organ reproduksi yang makin parah, dan makin terbatasnya jenis pengobatan yang sesuai dengan pasangan tersebut.

(3) Emosi

Stres memicu pengeluaran hormon kortisol yang mempengaruhi pengaturan hormon reproduksi.

(4) Lingkungan

Paparan terhadap racun seperti lem, bahan pelarut organik yang mudah menguap, silikon, pestisida, obat-obatan (misalnya: obat pelangsing), dan obat rekreasional (rokok, kafein, dan alkohol) dapat mempengaruhi sistem reproduksi. Kafein terkandung dalam kopi dan teh.

(5) Hubungan Seksual

Penyebab infertilitas ditinjau dari segi hubungan seksual meliputi: frekuensi, posisi, dan melakukannya pada masa subur.

(6) Frekuensi

Hubungan intim (disebut koitus) atau onani (disebut masturbasi) yang dilakukan setiap hari akan mengurangi jumlah dan kepadatan sperma. Frekuensi yang dianjurkan adalah 2-3 kali seminggu sehingga memberi waktu testis memproduksi sperma dalam jumlah cukup dan matang.

(7) Posisi

Infertilitas dipengaruhi oleh hubungan seksual yang berkualitas, yaitu dilakukan dengan frekuensi 2-3 kali seminggu, terjadi penetrasi dan tanpa kontrasepsi. Penetrasi adalah masuknya penis ke vagina sehingga sperma dapat dikeluarkan, yang nantinya akan bertemu sel telur yang “menunggu” di saluran telur wanita. Penetrasi terjadi bila penis tegang (ereksi). Oleh karena itu gangguan ereksi (disebut impotensi) dapat menyebabkan infertilitas. Penetrasi yang optimal dilakukan dengan cara posisi pria di atas, wanita di bawah. Sebagai tambahan, di bawah pantat wanita diberi bantal agar sperma dapat tertampung. Dianjurkan, setelah wanita menerima sperma, wanita berbaring selama 10 menit sampai 1 jam bertujuan memberi waktu pada sperma bergerak menuju saluran telur untuk bertemu sel telur.

(8) Masa Subur

Marak di tengah masyarakat bahwa supaya bisa hamil, saat berhubungan seksual wanita harus orgasme. Pernyataan itu keliru, karena kehamilan terjadi bila sel telur dan sperma bertemu. Hal yang juga perlu diingat adalah bahwa sel telur tidak dilepaskan karena orgasme. Satu sel telur dilepaskan oleh indung telur dalam setiap menstruasi, yaitu 14 hari sebelum menstruasi berikutnya. Peristiwa itu disebut ovulasi. Sel telur kemudian menunggu sperma di saluran telur (tuba falopi) selama kurang-lebih 48 jam. Masa tersebut disebut masa subur.

Cara untuk mengetahui masa subur antara lain:

  1. Dengan memperhatikan keluarnya lendir mulut rahim yang dapat diraba dengan jari (pastikan jari bersih untuk mencegah terjadinya infeksi). Pada saat subur, keluarlah cairan bening seperti putih telur sehingga kelamin terkesan basah. Banyak wanita menganggap hal itu sebagai keputihan. Di luar saat subur, lendir mulut rahim hanya sedikit dan lebih kental sehingga kelamin terkesan kering.
  2. Dengan mengukur suhu tubuh setiap pagi sebelum bangun tidur selama beberapa bulan siklus menstruasi (biasanya sampai tiga bulan). Tanda ovulasi adalah apabila terjadi sedikit kenaikan suhu tubuh pada pertengahan siklus haid. Suhu tubuh itu disebut sebagai suhu basal tubuh, yaitu suhu tubuh dalam kondisi istirahat penuh. Peningkatan suhu tubuh yang jelas, walalupun sedikit (sekitar 0,2-0,5 °C), terjadi karena produksi hormon progesteron yang muncul segera setelah ovulasi. Pemeriksaan meliputi pengukuran suhu tubuh setiap pagi pada waktu bangun tidur, dan dicatat pada suatu grafik khusus (bisa didapatkan dari dokter). Cara mengukur sendiri suhu basal tubuh:
    • Guncang termometer (termometer dapat dibeli di apotek) hingga di bawah 36 °C, dan siapkan termometer di dekat tempat tidur Anda sebelum tidur.
    • Saat terbangun di pagi hari, letakkan termometer di mulut anda (termometer oral) selama 10 menit. Penting untuk Anda ingat adalah jangan banyak bergerak. Tetaplah berbaring dan istirahat dengan mata tertutup. Jangan bangun selama 10 menit hingga selesai pengukuran.
    • Setelah 10 menit, bacalah dan catat suhu tubuh Anda pada grafik saat tanggal pemeriksaan itu.
  3. Dengan memeriksa lendir rahim di bawah mikroskop. Pada saat subur akan tampak bentukan seperti daun pakis yang sempurna.
  4. Dengan pemeriksaan USG melalui vagina. Dengan pemeriksaan USG melalui vagina dapat dilihat dengan jelas sel telur yang sudah dilepaskan dari indung telur.

(9) Kondisi Sosial dan Ekonomi

Kondisi Sosial dan ekonomi yang semakin buruk akan memperbesar kemungkinan terjadinya infertilitas.

Bersambung insya Allah…

Referensi:

  • Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia 2006
  • Seleksi Pasutri pada Kasus Infertilitas, oleh: H. Soehartono DS.
  • Skor Infertilitas Surabaya (Berdasarkan Faktor Risiko), oleh: Samsul Hadi.
  • Vitahealth. 2008. Infertil: Informasi Lengkap Untuk Penderita dan Keluarganya. Jakarta: Gramedia.
  • www.kesrepro.info.net
  • www.klinikyasmin.co.id
  • www.mhhe.com
  • www.wikipedia.com

***

Penulis: dr. Ian Danny Kurniawan (Abu ‘Ammar)
Artikel muslimah.or.id

Infertilitas Pasutri

Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Kondisi Reproduksi Wanita

Kelainan terbanyak pada organ reproduksi wanita penyebab infertilitas adalah endometriosis dan infeksi panggul, sedangkan kelainan lainnya yang lebih jarang kejadiannya adalah mioma uteri, polip, kista, dan saluran telur tersumbat (bisa satu atau dua yang tersumbat).

Penyakit Penyebab Infertilitas pada Wanita

1. Endometriosis

Endometriosis adalah jaringan endometrium yang semestinya berada di lapisan paling dalam rahim (lapisan endometrium) terletak dan tumbuh di tempat lain. Endometriosis bisa terletak di lapisan tengah dinding rahim (lapisan myometrium) yang disebut juga adenomyosis, atau bisa juga terletak di indung telur, saluran telur, atau bahkan dalam rongga perut. Gejala umum penyakit endometriosis adalah nyeri yang sangat pada daerah panggul terutama pada saat haid dan berhubungan intim, serta -tentu saja-i nfertilitas.

2. Infeksi Panggul

Infeksi panggul adalah suatu kumpulan penyakit pada saluran reproduksi wanita bagian atas, meliputi radang pada rahim, saluran telur, indung telur, atau dinding dalam panggul. Gejala umum infeksi panggul adalah: nyeri pada daerah pusar ke bawah (pada sisi kanan dan kiri), nyeri pada awal haid, mual, nyeri saat berkemih, demam, dan keputihan dengan cairan yang kental atau berbau. Infeksi panggul memburuk akibat haid, hubungan seksual, aktivitas fisik yang berat, pemeriksaan panggul, dan pemasangan AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim, misalnya: spiral).

3. Mioma Uteri

Mioma uteri adalah tumor (tumor jinak) atau pembesaran jaringan otot yang ada di rahim. Tergantung dari lokasinya, mioma dapat terletak di lapisan luar, lapisan tengah, atau lapisan dalam rahim. Biasanya mioma uteri yang sering menimbulkan infertilitas adalah mioma uteri yang terletak di lapisan dalam (lapisan endometrium). Mioma uteri biasanya tidak bergejala. Mioma aktif saat wanita dalam usia reproduksi sehingga -saat menopause- mioma uteri akan mengecil atau sembuh.

4. Polip

Polip adalah suatu jaringan yang membesar dan menjulur yang biasanya diakibatkan oleh mioma uteri yang membesar dan teremas-remas oleh kontraksi rahim. Polip dapat menjulur keluar ke vagina. Polip menyebabkan pertemuan sperma-sel telur dan lingkungan uterus terganggu, sehingga bakal janin akan susah tumbuh.

5. Kista

Kista adalah suatu kantong tertutup yang dilapisi oleh selaput (membran) yang tumbuh tidak normal di rongga maupun struktur tubuh manusia.
Terdapat berbagai macam jenis kista, dan pengaruhnya yang berbeda terhadap kesuburan. Hal penting lainnya adalah mengenai ukuran kista. Tidak semua kista harus dioperasi mengingat ukuran juga menjadi standar untuk tindakan operasi. Jenis kista yang paling sering menyebabkan infertilitas adalah sindrom ovarium polikistik. Penyakit tersebut ditandai amenore (tidak haid), hirsutism (pertumbuhan rambut yang berlebihan, dapat terdistribusi normal maupun tidak normal), obesitas, infertilitas, dan pembesaran indung telur. Penyakit ini disebabkan tidak seimbangnya hormon yang mempengaruhi reproduksi wanita.

6. Saluran Telur yang Tersumbat

Saluran telur yang tersumbat menyebabkan sperma tidak bisa bertemu dengan sel telur sehingga pembuahan tidak terjadi alias tidak terjadi kehamilan. Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui saluran telur yang tersumbat adalah dengan HSG (Hystero Salpingo Graphy), yaitu semacam pemeriksaan röntgen (sinar X) untuk melihat rahim dan saluran telur.

7. Sel Telur

Kelainan pada sel telur dapat mengakibatkan infertilitas yang umumnya merupakan manifestasi dari gangguan proses pelepasan sel telur (ovulasi). Delapan puluh persen penyebab gangguan ovulasi adalah sindrom ovarium polikistik. Gangguan ovulasi biasanya direfleksikan dengan gangguan haid. Haid yang normal memiliki siklus antara 26-35 hari, dengan jumlah darah haid 80 cc dan lama haid antara 3-7 hari. Bila haid pada seorang wanita terjadi di luar itu semua, maka sebaiknya beliau memeriksakan diri ke dokter.

Kondisi Reproduksi Pria

Perlu pembaca ketahui bahwa kondisi reproduksi pria meliputi sperma dan seksualitas.

Sperma

Sperma berasal dari kata spermatozoa, yaitu sel kelamin jantan yang memiliki bulu cambuk. Bentuk sperma mirip kecebong. Sperma dihasilkan oleh testis. Cairan nutrisi sperma berupa cairan putih, kental, dan berbau khas yang disebut “semen”. Proses pengeluaran semen dan sperma disebut ejakulasi, sehingga cairannya disebut juga dengan cairan ejakulat.

Pada pemeriksaan cairan ejakulat yang normal didapatkan:

  1. Volume: ≥ 2 mililiter.
  2. Lama mencair: 60 menit.
  3. pH (tingkat keasaman): ≥ 7,2.
  4. Kadar spermatozoa: ≥ 20 juta spermatozoa per mililiter.
  5. Jumlah spermatozoa total: ≥ 20 juta spermatozoa per ejakulat.
  6. Motilitas (pergerakan):
    • ≥ 50% motil (grade a dan b)*; atau
    • ≥ 25% bergerak progresif (grade a)
  7. dalam 60 menit setelah ejakulasi.

  8. Vitalitas: spermatozoa hidup ≥ 75%.
  9. Sel darah putih: <>

*):
Grade a: pergerakan sperma yang cepat, progresif, biasanya membentuk garis lurus.
Grade b: pergerakan sperma yang lambat, biasanya kurang membentuk garis lurus.

Sperma membawa sifat dari bapak, yang nantinya akan bertemu dengan sel telur yang membawa sifat dari ibu. Oleh karena itu, kualitas sperma dan sel telur yang baik menjadi faktor penting dalam kehamilan.

Penyebab Umum Ketidaksuburan Pria

1. Gangguan di daerah sebelum testis (pretesticular)

Gangguan biasanya terjadi pada bagian otak, yaitu hipofisis yang bertugas mengeluarkan hormon FSH dan LH. Kedua hormon tersebut mempengaruhi testis dalam menghasilkan hormon testosteron, akibatnya produksi sperma dapat terganggu. Terapi yang bisa dilakukan adalah dengan terapi hormon.

2. Gangguan di daerah testis (testicular)

Kerja testis dapat terganggu bila terkena trauma pukulan, gangguan fisik, atau infeksi. Bisa juga terjadi, selama pubertas testis tidak berkembang dengan baik, sehingga produksi sperma menjadi terganggu. Dalam proses produksi, testis sebagai “pabrik” sperma membutuhkan suhu yang lebih dingin daripada suhu tubuh, yaitu 34–35 °C, sedangkan suhu tubuh normal 36,5–37,5 °C. Bila suhu tubuh terus-menerus naik 2–3 °C saja, proses pembentukan sperma dapat terganggu. Oleh karena itu, hindari memakai celana dalam atau celana panjang yang ketat. Usahakan tidak mengenakan celana dalam waktu tidur untuk menjaga suhu di bagian tubuh tersebut tetap sejuk. Janganlah merokok, karena penelitian menunjukkan bahwa perokok memiliki jumlah sperma lebih sedikit dibandingkan pria yang tidak merokok. Jangan mengonsumsi alkohol karena dapat mempengaruhi fungsi liver, yang pada gilirannya dapat menyebabkan peningkatan estrogen. Jumlah estrogen yang tinggi dalam tubuh akan mempengaruhi produksi sperma. Usaha lain untuk meningkatkan kualitas dan jumlah sperma adalah mengkonsumsi suplemen alami. Asam amino L-carnitine (ditemukan dalam daging merah dan susu) dan L-arginine (terdapat dalam kacang-kacangan, telur, daging, dan wijen) berkhasiat meningkatkan mutu sperma.

3. Gangguan di daerah setelah testis (posttesticular)

Gangguan terjadi di saluran sperma sehingga sperma tidak dapat disalurkan dengan lancar, biasanya karena salurannya buntu. Penyebabnya bisa jadi bawaan sejak lahir, terkena infeksi penyakit -seperti tuberkulosis (Tb)-, serta vasektomi yang memang disengaja.

4. Gangguan lain

Gangguan lain yang cukup sering kejadiannya adalah pelebaran pembuluh darah atau varises. Varises pada pembuluh darah yang menyuplai testeis disebut varicocele. Akibatnya, darah kotor yang seharusnya dibawa ke atas untuk dibersihkan, turun lagi dan mengendap di testis. Darah kotor yang mengendap mengandung zat-zat yang melemahkan sperma, seperti adrenalin dan sebagainya.

Penyebab Lain

1. Kelainan Kekebalan Tubuh

Kekebalan tubuh berguna melawan benda asing atau kuman penyebab infeksi yang masuk ke dalam tubuh. Janin juga dilindungi dengan kekebalan ini agar berkembang baik. Kekebalan tubuh diperankan oleh antibodi. Antibodi bisa menyerang kuman (benda asing) karena ada antigen pada kuman tersebut. Jadi, antigen berperan sebagai “tanda pengenal” agar kuman dapat dikenali antibodi, baru kemudian antibodi dapat menghancurkannya. Akan tetapi, pada beberapa wanita terdapat kelainan adanya antibodi antisperma, akibatnya antibodi tersebut menghancurkan sperma yang masuk sehingga pembuahan gagal terjadi. Pada beberapa pria, juga terdapat kelainan berupa antibodi yang dimilikinya menyerang sperma karena sperma dianggap sebagai benda asing sehingga sperma menjadi berkualitas jelek alias tidak mampu membuahi sel telur.

Pada dasarnya, wanita tidak memiliki unsur antigen, seperti halnya pada sperma atau komponen plasma semen. Namun, pada saat wanita mulai berhubungan seksual dengan pria, dalam tubuhnya akan terbentuk antibodi antisperma terhadap antigen sperma. Pada tingkat tertentu antibodi masih dapat ditembus oleh sperma yang bagus kualitasnya dan dapat mengakibatkan kehamilan.

2. Infertilitas Sebagai Komplikasi Penyakit Lain

Penyakit-penyakit yang berkomplikasi infertilitas, antara lain: penyakit genetik, kencing manis (diabetes mellitus), penyakit kelenjar gondok, kelainan hormon, dan obesitas (kegemukan).

Pengobatan Bagi Pasangan Infertil

Bagi pasangan yang ingin dikaruniai keturunan, hendaknya senantiasa berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, berikhtiar, dan bertawakkal. Berusaha dengan penuh kesabaran, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala pasti selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya.

Pasangan infertil sebaiknya pergi ke dokter, rumah sakit, atau klinik infertilitas untuk pemeriksaan lebih lanjut. Klinik infertilitas yang ada di Indonesia, misalnya:

  • Klinik Permata Hati RSUP dr. Sardjito, Yogyakarta.
  • Klinik Fertilitas Graha Amerta RSU dr. Soetomo, Surabaya.
  • Klinik Yasmin RSUP dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Program kesehatan mungkin yang ditawarkan oleh dokter pada pasangan infertil cukup beragam tergantung penyebab infertilitas. Yang perlu diingat, dalam usaha memperoleh keturunan kita harus tetap memperhatikan rambu-rambu syariat. Janganlah demi memenuhi keinginan untuk mendapat anak sehingga kita menghalalkan segala cara.

Usaha- usaha yang Dianjurkan untuk Memperoleh Keturunan

  1. Berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Terutama dengan banyak-banyak beristigfar.
  2. Sabar, optimis, dan komunikasi yang baik antar suami-istri untuk memutuskan suatu terapi.
  3. Berperilaku hidup sehat, meliputi:
    1. Diet (pola makan) yang sehat
      • Jumlah asupan kalori ditujukan untuk mencapai berat badan ideal.
      • Karbohidrat kompleks merupakan pilihan dan diberikan secara terbagi dan seimbang, sehingga tidak menimbulkan puncak glukosa darah yang tinggi setelah makan.
      • Mengandung sedikit lemak jenuh dan tinggi serat larut.
    2. Latihan jasmani
      • Latihan jasmani teratur dapat memperbaiki kendali glukosa darah, serta mempertahankan atau menurunkan berat badan.
      • Latihan jasmani yang dianjurkan adalah dikerjakan sedikitnya selama 150 menit/minggu dengan latihan aerobik sedang (50—70% denyut jantung maksimal*), atau 90 menit/minggu dengan latihan aerobik berat (mencapai denyut jantung >70% maksimal). Latihan jasmani dibagi menjadi 3-4 kali aktivitas per minggu.
        *) Denyut jantung maksimal: 220-umur: contoh: seseorang berumur 50 tahun, denyut jantung maksimalnya adalah 220-50=170 denyut/menit.

Referensi:

  • Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Indonesia 2006.
  • Seleksi Pasutri Pada Kasus Infertilitas, oleh: H. Soehartono DS.
  • Skor Infertilitas Surabaya (Berdasarkan Faktor Risiko), oleh: Samsul Hadi.
  • Vitahealth. 2008. Infertil: Informasi Lengkap Untuk Penderita dan Keluarganya. Jakarta: Gramedia.
  • www.kesrepro.info.net
  • www.klinikyasmin.co.id
  • www.mhhe.com
  • www.wikipedia.com

***

Penulis: dr. Ian Danny Kurniawan (Abu ‘Ammar)
Artikel muslimah.or.id

Penyebab Infertilitas Pada Wanita

Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Setelah tahu penyebab infertilitas pada pria dan mitos-mitos serta apa kesuburan, sekarang mari membahas mengenai penyebab infertilitas pada wanita;
  1. Faktor Vagina :
    Vaginismus (kejang otot vagina), Vaginitis (radang/infeksi vagina), dll
  2. Faktor Uterus (rahim) :
    Myoma (tumor otot rahim), Endometritis (radang sel. lendir rahim), Endometriosis (tumbuh sel. ender rahim bukan pada tempatnya), Uterus bicornis, arcuatus, asherman’s syndrome, retrofleksi (kelainan bentuk dan posisi rahim), Prolap (pemburutan, penyembulan rahim ke bawah).
  3. Faktor Cervix (Mulut Rahim) :
    Polip (tumor jinak), Stenosis (kekakuan mulut rahim), Non Hostile Mucus (kualitas lendir mulut rahim jelek), Anti Sperm Antibody (antibody terhadap sperma), dll.
  4. Faktor Tuba Fallopi (Saluran Telur) :
    Pembuntuan, penyempitan, perlengketan saluran telur (bias karena infeksi atau kelainan bawaan).
  5. Faktor Ovarium (Indung Telur) :
    Tumor, Cyste, Gangguan menstruasi (Amenorhoe, Oligomenorhoe dengan/tanpa ovulasi). Organ ini berinteraksi dengan pusat pengendali hormone di otak (Hypothalamus dan Hipofisis) dalam mengatur siklus menstruasi.
  6. Faktor Lain :
    Prolactinoma (tumor pada Hipofisis), Hiper/hypotroid (kelebihan/ kekurangan hormone tiroid), dll.

Pemakaian formalin yang dapat juga menyebabkan infertilitas pada wanita dan yang wanita jangan mengalami tiada gairah/keinginan dalam berhubungan.

15 Penyebab Infertilitas Wanita dan cara mengatasinya

Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Bila pasangan sulit memiliki anak, di masyarakat kita seringkali yang paling disalahkan adalah pihak istri. Meskipun tuduhan itu tidak selalu benar, tetapi memang risiko infertilitas pada wanita dua kali lipat infertilitas pada pria. Sekitar 40 persen ketidakmampuan pasangan untuk memiliki keturunan disebabkan oleh pihak istri. Sementara, hanya 20 persen yang disebabkan ketidakmampuan suami.

Berikut adalah 15 penyebab utama infertilitas wanita:
1. Tuba Falopi Tersumbat atau Rusak

Kerusakan ini biasanya disebabkan oleh salpingitis (peradangan tuba falopi). Selain membuat sulit hamil, salpingitis juga dapat menyebabkan kehamilan di luar kandungan (ektopik). Penyakit menular seksual (PMS) klamidia dapat menyumbat saluran tuba falopi yang menyulitkan keluarnya sel telur. Sekitar 70% sumbatan tuba falopi disebabkan oleh infeksi klamidia.
2. Endometriosis

Endometriosis adalah pertumbuhan abnormal jaringan implan di luar uterus, yang normalnya hanya tumbuh di uterus. Endrometriosis dapat menghalangi proses konsepsi dan perlekatan embrio di dinding uterus.
3. Kelainan Hormon

Kekurangan hormon lutein dan hormon perangsang folikel dapat menyebabkan sel telur tidak dapat dilepaskan (ovulasi). Kelainan kelenjar hipotalamus-pituitari juga dapat menyebabkan anomali hormonal yang menghalangi ovulasi.
4. Tumor Pituitari

Tumor yang biasanya jinak ini dapat merusak sel-sel pelepas hormon di kelenjar pituitari yang membuat siklus menstruasi terhenti pada wanita atau produksi sperma menurun pada pria.
5. Kelebihan Prolaktin (Hiperprolaktinemia)

Prolaktin adalah hormon yang merangsang produksi ASI. Kelebihan hormon prolaktin dapat mengganggu ovulasi. Bila seorang wanita banyak mengeluarkan ASI meskipun tidak sedang menyusui, kemungkinan dia menderita hiperprolaktinemia.
6. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS).

Sindroma ini ditandai banyaknya kista ovarium dan produksi androgen (hormon laki-laki) berlebihan, terutama testosteron. Akibatnya, sel telur sulit matang dan terjebak di folikel (tidak ovulasi).
7. Menopause Prematur

Menopause prematur terjadi bila wanita berhenti menstruasi dan folikel ovariumnya menyusut sebelum usia 40 tahun. Kelainan imunitas, radioterapi, kemoterapi dan merokok dapat memicu kelainan ini.
8. Tumor Rahim (Uterine Fibroids)

Tumor jinak di dinding rahim ini sering dijumpai pada wanita usia 30-40 tahun. Tumor ini dapat menyebabkan infertilitas bila menghalangi tuba falopi dan perlekatan telur yang sudah dibuahi di dinding rahim.
9. Adesi

Adesi (adhesion) adalah sekelompok jaringan skar yang saling berkait sehingga menyatukan dua permukaan organ yang normalnya saling terpisah. Adesi yang melibatkan tuba falopi karena infeksi atau pembedahan dapat menghalangi fungsi ovarium dan tuba falopi.
10. Kelainan Kelenjar Tiroid

Kelainan ini menyebabkan kelebihan atau kekurangan hormon tiroid yang mengacaukan siklus menstruasi.
11. Kelainan Anatomi Bawaan

Kelainan bawaan pada organ reproduksi dapat menyebabkan infertilitas. Kelainan yang disebut Mullerian agenesis ditandai dengan tidak berkembangnya vagina atau rahim. Wanita dengan kelainan ini masih dapat punya anak melalui bayi tabung dengan “menyewa” rahim wanita lain.
12. Merokok

Merokok dapat membahayakan ovarium dan mengurangi jumlah/kualitas sel telur. Riset menunjukkan wanita perokok cenderung mengalami menopause lebih awal.
13. Stres

Neurotransmiter (pengirim pesan kimiawi) bekerja di kelenjar hipotalamus untuk mengendalikan hormon-hormon reproduksi dan stres. Tingkat hormon stres yang tinggi dapat mengganggu sistem reproduksi.
14. Terlalu Kurus atau Terlalu Gemuk

Wanita yang terlalu kurus, misalnya para atlet maraton atau penderita anorexia, dapat kehilangan fungsi reproduksinya. Kegemukan dapat menyebabkan infertilitas dengan berbagai cara. Policystic ovarian sydrome (PCOS), misalnya, lebih sering terjadi pada wanita yang kegemukan.
15. Faktor Lingkungan

Herbisida, pestisida, limbah industri dan polusi lainnya dapat mempengaruhi fertilitas. Phtalate, zat kimia untuk melunakkan plastik, diduga dapat mengganggu fungsi hormon-hormon tubuh.

Sabtu, 23 Oktober 2010

Alasan untuk Infertilitas Wanita

Reproduksi merupakan mandat penting untuk setiap spesies khususnya manusia. Kebanyakan merasakan pentingnya menyampaikan gen kita ke generasi berikutnya melalui seleksi sadar mitra atau pilihan dasar insting atau bahkan keduanya. Kita merasa bangga dalam melihat ciri-ciri fisik yang terbaik dalam keturunan kita dan memelihara warisan kecerdasan dan bakat mereka. Infertilitas adalah halangan berat untuk mandat reproduksi kita. Infertilitas sendiri secara fisik tidak melemahkan tetapi dapat mempengaruhi kita secara emosional, memperkenalkan perasaan tidak mampu dan dapat merusak hubungan mereka dengan kebutuhan tulus untuk bereproduksi. Infertilitas dapat mempengaruhi baik laki-laki dan perempuan tetapi fokus diskusi kita adalah alasan untuk infertilitas perempuan.

Ada beberapa alasan untuk infertilitas perempuan. Bisa fisik,patologis, dan psikologis atau bahkan kombinasi dari keduanya.

Alasan fisik untuk infertilitas wanita termasuk usia dan berat badan. Kesuburan pada wanita mulai menurun tajam pada usia 35. Sebelum terjadinya pertimbangan sosial dan ekonomi, perempuan dalam pra-sejarah dapat memahami sedini usia 12 atau lebih awal tergantung pada kematangan fisik mereka meskipun beberapa masyarakat terus menerima pernikahan dan kehamilan pra-remaja. Wanita juga mungkin mengalami masalah kesuburan karena obesitas atau kekurangan gizi yang sering menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang serius mempengaruhi kesuburan.

Alasan untuk ketidaksuburan wanita juga bisa patologis baik karena penyakit atau kondisi medis yang serius. infeksi menular seksual seperti Chlamydia, yang disebabkan oleh bakteri, sangat dapat merusak sistem reproduksi wanita. Merokok juga alasan patologis umum karena kerusakan ovarium.

Bahan kimia dari rokok juga menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang meniadakan kesuburan. Wanita dengan penyakit jantung, hepatitis dan HIV bukan berarti secara teknis tidak subur tapi kondisi kesehatan mereka mencegah mereka dari kehamilan.

Alasan untuk infertilitas wanita juga mungkin termasuk faktor psikologis seperti stres berat yang dapat mempengaruhi kinerja seksual perempuan, atau menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Umur hidup pilihan seksual yang tidak konvensional untuk perempuan lain juga dapat menjadi faktor. Trauma psikologis juga dapat menyebabkan beberapa faktor fisik seperti vaginismus dan menyebabkan infertilitas.


Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id